Minggu, 17 November 2013

Akar kucing/anting-anting (Acalypha indica)


hewan karnivora terkadang memiliki masalah dengan pencernaan. Seperti manusia jika kurang serat atau jarang makan sayur-sayuran, semua makhluk yang makan selain tumbuh-tumbuhan, biasanya sering mempunyai masalah terhadap sistem pencernaanya. Hal itu sangat jarang terjadi pada hewan herbivora. Sistem pencernaan hewan biasanya jarang mengalami gangguan dan mereka jarang menderita atau terserang kegemukan.

Karena itu, hewan karnivora terkadang memiliki masalah dengan pencernaan. Seperti manusia jika kurang serat atau jarang makan sayur-sayuran, semua makhluk yang makan selain tumbuh-tumbuhan, biasanya sering mempunyai masalah terhadap sistem pencernaanya. Hal itu sangat jarang terjadi pada hewan herbivora. Sistem pencernaan hewan biasanya jarang mengalami gangguan dan mereka jarang menderita atau terserang kegemukan.beberapa hewan karnivora memiliki insting untuk membuat perutnya menjadi enak jika mereka merasa sistem pencernaan mereka sedang terganggu. Maka, mereka pun mencari obat alami yang dapat membuat pencernaan menjadi lancar. Nah, Acalypha atau akar kucing, merupakan salah satu tanaman herba yang biasanya dipilih atau dicari oleh kebanyakan kucing karena tanaman ini biasanya tumbuh liar. Kandungan zat yang ada di akarnya, ternyata mampu membuat pencernaan kucing menjadi lancar. Hingga membuat buang air besar pada kebanyakan kucing pun jadi nyaman. Biasanya jika terlalu banyak memberikannya pada kucing kita, mereka biasanya akan enggan untuk memakannya karena merasa perut atau pencernaannya sudah tidak bermasalah.



Selain itu ternyata banyak sekali khasiat lain dari tumbuhan ini. Daun, batang dan akar mengandung saponin dan tanin. Batangnya juga mengandung flavonoida dan daunnya mengandung minyak asiri. Berdasarkan penelitian yang terdapat pada jurnal agriculture food chemical, pada tumbuhan ini ditemukan senyawa fenol dan flavanoid. Senyawa fenol bersifat antibakteri, anti radang dan aktif dapat menghilangkan rasa sakit setempat, mencegah bahkan menyembuhkan rematik artritis. Senyawa flavanoid bersifat antioksidan, yang dipercaya dapat menghambat pembentukan asam urat.
Acalypha indica biasanya memiliki nama yang merakyat dengan sebutan kucing-kucingan, kucing galak, cakar kucing, akar kucing, atau juga kadang sering tanaman ini disebut sebagai anting-anting.
Kandungan kimia dari Acalypha indica
Daun, batang dan akar Acalypha indica mengandung saponin dan tanin, di samping itu batangnya juga mengandung flavonoida dan daunnya mengandung minyak atsiri
Unsur kimia tanaman Acalypha indica
Tanaman acalypha indica mengandung kandungan kimia yaitu diantaranya : Acalyphamide (sebagai asam), aurantia-mide dan asam cukanya, succinimide calypho lacetate, 2-methyl anthraquinone, cuka tri-O-methylellagic, b-sitosterol dan b-Glucoside (daun-daun); suatu cyanogenetic glucoside, acalyphine, dua alkaloida, viz, acalyphine dan triacetonamine, suatu kotoran minyak n-octacosanol, kaempferol, quebrachitol, b-sitosterol asam cuka dan samak, stigmasterol ( akar).
Bahan Aktif: Acalyphin (sejenis sianogenik glikosid) dan Hydrosianik asid
akar dan daun-daun Acalypha indica menunjukkan adanya aktivitas melawan terhadap Micrococcus pyogens variasi aureus dan Escherichia coli Castell dan Chalm.


Regards Cindta Petshop Jogja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saran dan kritik anda sangat membantu untuk kemajuan blog kami,terimakasih.